Do’a Nabi Sulaiman A.S.

DO’A NABI SULAIMAN

“Ya Tuhanku, jadikan aku agar aku (senantiasa) mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau karuniakan kepadaku dan kedua orang tuaku, dan agar aku (senantiasa) mengerjakan amal sholeh yang Engkau ridloi serta jadikanlah aku termasuk dalam hamba-Mu yang sholih.”

Do’a Nabi Sulaiman a.s. di atas beliau ikrarkan sebagai tanda syukur kepada Allah SWT atas curahan nikmat-Nya yang Ia berikan kepada rasul-Nya itu. Seperti diketahui, Nabi Sulaiman termasuk nabi yang paling kaya dalam urusan materi atau kekayaan dibandingkan dengan nabi-nabi lain yang kebanyakan hidup sederhana. Nikmat berupa materi atau kekayaan itu masih ditambah oleh Allah SWT dengan kekuasaan untuk menundukkan segala makhluk dari binatang sampai jin untuk dijadikan Nabi Sulaiman sebagai tentaranya.

Terkenal dalam sejarah sebagaimana diabadikan Al-Qur’an tentang kisah-kisah binatang tentara Nabi Sulaiman a.s seperti semut dan burung Hud-hud, juga kisah jin ifrit yang mencoba memindahkan singgasana Ratu Balqis namun masih dapat dikalahkan oleh manusia dan berbagai kisah-kisah tentara Nabi Sulaiman lainnya baik dari golongan binatang, manusia, maupun jin. Dalam kisah-kisah tersebut bertebaran do’a-do’a indah Nabi Sulaiman. Pantaslah bila kita turut berdo’a sebagaimana para nabi berdo’a.

Bila kita kaji do’a Nabi Sulaiman di atas dapat kita ambil beberapa intisari. Pertama, Nabi Sulaiman memohon kepada Allah SWT agar selalu dijadikan hamba-Nya yang senantiasa bersyukur. Syukur, tidak sebatas berucap “alhamdulillah” atau “terima kasih Tuhan” tetapi syukur haruslah diwujudkan dengan peningkatan kualitas keimanan berupa amal shalih berupa ibadah mahdloh, ghairu mahdloh, atau muamalat sesama manusia. Banyak orang yang telah diberikan nikmat begitu banyak oleh Allah SWT tetapi malah semakin jauh dari Rabb-nya alias ingkar nikmat (kuffur). Bagi orang-orang seperti ini berlakulah sunnatullah yang dijanjikan-Nya dalam Surah Ibrahim:7 yaitu azab yang sangat pedih. Na’udzubillah min dzalik! Sedangkan bagi hamba yang bersyukur (syukur) sebagaimana janji Allah dalam ayat yang sama akan mendapat tambahan nikmat tiada tara. Maka, sungguh beruntunglah orang-orang yang syukur itu. Intisari kedua, Nabi Sulaiman memohon agar senantiasa diberi kekuatan untuk beramal shalih. Di samping beramal shalih sebagai perwujudan syukur seperti diterangkan tadi, ada beberapa alasan kenapa kita harus beramal shalih. Satu diantaranya ialah sadar akan tujuan utama diciptakannya manusia dan jin. Sebagaimana dijelaskan Allah SWT dalam Surah Adz-Dzariyat:56, manusia dan jin diciptakan untuk beribadah kepada Allah. Ibadah dalam artian luas adalah segala amal shalih sebagai perwujudan penghambaan makhluk kepada Khaliq. Ibadah tidaklah bernilai atau berarti alias ghairu maqbul bila tidak dilandasi oleh keimanan kepada Allah SWT. Itulah mengapa dalam Al-Qur’an kata amal shalih dirangkaikan setelah kata iman.

Intisari selanjutnya, permohonan Nabi Sulaiman agar Allah memasukkannya ke dalam golongan hamba-Nya yang sholeh. Pada dasarnya, seluruh makhluk Allah SWT adalah hamba-Nya. Tetapi, atas kasih sayang Allah SWT tidaklah dijadikan semua makhluk itu hamba-Nya yang sholeh melainkan hanya sebagian saja. Dalam Islam, penghambaan terhadap Allah SWT merupakan tingkatan kecintaan yang tertinggi yang justru meningkatkan harkat, derajat, martabat, harga diri, nilai-nilai kemanusiaan. Hal ini berbeda dengan bentuk penghambaan kepada selain Allah yang kebanyakan hanyalah menyengsarakan manusia dan menjatuhkan nilai kemanusiaan. Sedangkan hamba yang sholeh ialah hamba yang mana tingkatan penghambaan kepada Allah SWT paling baik alias paling taqwa dengan menyerahkan diri sepenuhnya ( muslim kaffah) kepada Allah SWT dengan penuh kerelaan hati. Dan inilah yang diseru oleh Allah,“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan ridlo dan diridloi. Maka masuklah ke (golongan) hamba-Ku dan masuklah ke dalam surga-Ku.” (Q.S. Al Fajr) Apakah kita sudah pantas diseru oleh Allah dengan seruan tersebut di akhir kehidupan kita kelak?

About these ads

~ oleh 1408hijra pada Maret 25, 2007.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: